malaikat kegelapan

malaikat kegelapan

Jumat, 30 Juli 2010

Belenggu kegelapan.

Aku disini dalam kegelapan dan ketidak pastian
Tanpa cahaya terang sang dewi malam
Seakan tersesat dalam kegelapan
Enggan langkahkan kaki
Karena tak ada jalan yang pasti
Yang ada hanya jalan penuh kesesatan
Ingin rasa nya aku bertetriak “tolong aku dari kegelapan”
Namun percuma…….
Suara ku tak senyaring gongongan anjing hutan
Dan tak selantang teriakan gorilla di tengah hutan
Yang bisa aku lakukan hanya berharap
Peri kebaikan kan jemput aku dari kenistaan

kemunafikan kehidupan


KEMUNAFIKAN KEHIDUPAN
Di sudut sepi dalam dingin nya kehidupan
Terpojok dalam keahlian
Terbelenggu dalam kebisaan
Tersenyum dalam keterpakssan
Terduduk aku di sini sendiri
Sepi dalam keramaian tawa manusia
Sesekali mereka melihat ku dengan senyum penuh kedustaan
Dengan wajah kepura-puraan
Bersikap baik apabila di perlukan
Ku  muak hidup di dunia penuh kemunafikan

maafkan aku tuhan


MAAFKAN AKU TUHAN
Dalam gelap malam aku berjalan
Mencari kebenaran yang kini kelam
Langkahkan kaki walau jalan ini tak pasti
Ikuti cahaya redup yang sinari jalanan penuh kesesatan

Di bawah sinar rembulan
Aku melangkah
Dengan sepikul rasa bersalah dan dosa
Berharap dapat kan jalan kebenaran
Tuk hilangkan dosa ku ini

Duduk aku bersujud di rumah mu ini tuhan
Dengan sepenuh hati ku
Dengan setulus jiwa ku
Aku menyesal
Tlah salah pilih jalan dalam kehidupan ku.
Kumohan berikan secercah ampunan untuk ku……………



realita kehidupan

Realita kehidupan

Ku menatap dari sudut kota
Melihat remaja yang sedang terperangkap
Di lingkaran hitam
Menelan pil-pil kebahagian
Menikmati setiap teguk air dari mata air surga
Yang membuat mereka melayang
Dan tertawa tanpa beban
Mereka terperangkap dalam jurang kegelapan
Terabaikan di tengah ramai nya malam
Tak ada yang peduli
Tak ada yang mengasihi
Itu yang mereka rasa
Mereka hanya mencari kebahagian
Yang tak pernah ia temukan
Apakah mereka salah?
Namun sadarkah kalian akar dari kesalahan
Berawal pada orang yang tak peduli pada mereka
Mereka tak salah apa-apa.
Semua ini bukan salah mereka.
Mereka hanya kertas putih yang tak tau apa-apa
by dina noor apriyani M